Kita sama
Berpijak di tanah yang sama, lahir di tanah yang sama
Kita sama
Tumbuh dalam air kehidupan yang sama, dewasa dalam ruang yang sama
Kita sama
Berada dalam rumah yang sama, berada dalam derajat yang sama
Indonesia Tanah Air Betah...
Ada yang membedakan
Beberapa dari kalian bilang ini neraka
Ada yang membedakan
Beberapa dari kalian bilang ini terbelakang
Ada yang membedakan
Beberapa dari kalian bilang ini tak pernah merdeka
Pusaka Abadi Nan Jaya
Lalu semua bergerak searah
Kita akhirnya bersuara sama
Meneriakkan kata yang seharusnya dari dulu terdengar nyata
Bukan hanya hari ini, kemarin atau yang lalu
Saat dia (masih) bukan milik kita.
Indonesia Sejak Dulu Kala, Tetap Dipuja-puja Bangsa
Di Sana Tempat Lahir Betah, Dibuai Dibesarkan Bunda
Ini harinya
Di mana dia dibesarkan
Ini harinya
Di mana dia telah telah dewasa
Ini harinya
Di mana seharusnya dia (harus tetap) dihargai
Ini harinya
Di mana dia tetap dia
INDONESIA...
Tempat Berlindung Di hari Tua, Tempat Akhir Menutup Mata
Karena apapun dan siapapun dia
Karena di mana dan bagaimanapun dia
Karena biar semiskin-miskinnya dia
Dia tetap dia, dia milik kita
Negaraku,
-INDONESIA
Indonesia Ibu Pertiwi, Kau Kupuja Kau Kukasihi, Tenagaku Bahkan Pun Jiwaku, Kepadamu Rela Kuberi
Merdeka.
Merdeka..
Merdeka...
66 Tahun Dirgahayu Indonesiaku.
:)
No comments:
Post a Comment