Sunday, March 13, 2011

Kembali Pergi



Akhirnya senyum itu kembali merekah
Pada Pertama kalian menepuk pundakku tanda keakraban
Akhirnya aku kembali terbuka
Atas ucapan kepercayaan tanda saudara

Selamanya tiada kesempatan kedua
Pada maafku atas khilaf kesengajaan daripadamu muka dua
Pergi, datang tanpa permisi
Aku bagian paling tak tersentuh hati

Tinggal kalian bersihkan yang hitam
Lalu berikan yang putih pada yang belum tersakiti
Cukup mengenyam sekali
Arti tulus sementara yang kalian beri

Lalu aku mati lagi

Friday, March 4, 2011

Masih

Kau masih di situ
Tempat biasa aku mengindahkanmu
Kau masih di situ
Berada ditempat favorit untuk menyapu pandanganmu

Aku tetap di sini
Diam mengagumimu dalam sepi
Mencuri senyummu di seberang ruang sibuk
Kusimpan rapi dalam kotak rahasia

Antara jarak dan rindu
Kau tepat di samping penglihatanku
Menggambar lekuk wajahmu
Dalam memori otakku

Kau masih di situ
Ada dalam tempat terbaikmu
Hatiku...

Wednesday, March 2, 2011

Surat Sahabat



Taman itu milik kita
Selalu terlihat indahnya di pinggir kota
Tempat mengalirnya cerita bersejarah
Saat bersama kita masih memakai seragam sekolah

Kebodohan remaja tiada terelak
Tertawa bebas selalu jadi ingatan berbekas
Imajinasi terbiasa meliar
Dan kita tahu dunia terlalu banyak maunya untuk kita takhlukan

Merendah dalam pikiran
Ini cara dalam menikmati kebersamaan
Sahabat tempat melempar sampah
Hina canda adalah suatu kebanggaan

Menyalurkan suara hati adalah hal langka
Genggaman percaya diandalkan padamu semata
Hanya menunjuk bumi,
Cara kita berterima kasih

Bersama,
Sahabat...