Hei,kita sudah kenal lama kan? Bisa kita bicara?
Aku tidak menuntutmu banyak. Aku hanya ingin satu keharusan yang tepat. Dan itu harus pilihanmu. Bagaimana?
Aku harap kita bisa bekerja sama dengan baik di sini. Aku yakin kamu tahu apa yang harus kamu tetapkan untuk sebuah kebaikan. Tapi kenapa semua yang baik belum tentu dipentingkan? Aku tanya ini padamu!
Belakangan aku perhatikan kamu mulai tidak tegas. Kenapa begitu? Aku maunya dia yang sudah lama ada padamu. Kenapa kamu tidak membantu aku untuk memberitahunya?
Kamu pikir kamu siapa berani-beraninya menyimpan dia begitu lama dalam dirimu?
Hei, hati. Kamu harus jawab ini segera!
Sudah berapa kali aku bilang, bahwa aku harus mengikuti apa katamu. Tapi kamu malah menyuruhku untuk mengikuti kata orang. Ini menyiksakku dan menyakitimu. Jangan sombong!
Sudah berapa kali aku bilang, kamu itu bukan sampah yang bisa dipungut kapan saja saat dirasa cukup punya manfaat! Kamu harus tegas pada apa yang kamu rasakan dan cepat katakan!
Aku percaya kita masih teman baik. Jadi jangan kamu simpan lagi dia terlalu lama dalam genggamanmu. Itu terlalu egois jika kamu hanya menikmatinya sendiri tanpa memberitahu orang lain, bahkan dia.
Aku tulis ini sebagai permintaanku yang terbesar, untuk kamu berani mengeluarkan dia dari dirimu, hatiku.
Kamu pasti bisa.
Salam, cinta.
No comments:
Post a Comment