Kadang yang menjadikanmu ada itu belum tentu nyata
Saat aku kembali menatap dan tiada kamu yang pertama kulihat
Apa maksud dari hidup yang sebenar-benarnya adalah perjuangan? Saat aku berdiri dengan cara yang sama, mempertahankan, sampai harus terpaksa dikalahkan.
Ketika ini semakin mendasar, dan aku yang hanya bisa tergulung di gelombang tak beraturan
Bernapas, aku harus ingat untuk bernapas
Dan kali ini cinta yang diagungkan, sama terseretnya sampai ke tengah lautan. Hilang jangkauan, indah ditertawakan dari kejauhan.
Kepada kamu, kamu, dan kamu
Ingin, harap, dan sekitar. Akan ada waktunya, kita bersamaan saling mendewasakan
Tapi itu masih nanti, dan sekarang aku masih sangat menikmati disakiti. Membiarkannya sampai pada titik tertinggi, lalu hilang.
Kemudian kamu tidak lagi akan datang, lalu aku masih pada posisi tidak bergerak, terbentang
Bernapas, aku harus ingat untuk bernapas
Sampai semuanya akan merapuh, dan tiada lagi aku yang mempedulikanmu
Bernapas, aku masih harus ingat untuk bernapas
No comments:
Post a Comment