Sunday, April 1, 2012

21

Matahari akan tetap sama, membagi cahayanya sama rata ke bumi. Bulan akan tetap sama, bisa dilihat dari sudut mana saja di planet ini.
Itu kamu tidak, 21.
Kamu tidak akan pernah lagi sama, meski kamu berdiri dengan kaki yang sama.
Jadi begini, perubahan itu akan tetap dilakukan mau tidak mau. Kamu paham?
Kamu akan ada di titik paling meyakinkan saat kamu percaya.
Pada dirimu dan pada Tuhanmu.
Kemampuanmu untuk menerima apa saja, itu yang ingin dilihatNya.
Kebaikan, keburukan, kenikmatan, kesusahan, kejujuran, kebohongan, keegoisan, dan keikhlasan.
21, Tuhan selalu memberimu tujuan kepastian. Hanya kamu saja tinggal menentukan jalan.
Kamu pilih mana? Itu terserah. Asal pada akhirnya kamu tahu mana itu tujuan yang harus kamu menangkan.
Keinginan yang lingkungan teriakkan itu, hanya perlu kamu beri senyuman.
Tidak perlu menunjukkan senjata penolakan, kamu hanya perlu tuntun jalan hatimu agar mereka lihat.
Kuberitahu, kelak jika kakimu tak lagi mampu menopang tubuhmu, datanglah padaku.
Berdirilah di kakiku jika itu meringankan bebanmu.

Di sana, usahakan mengerti orang lain. Karena yang jatuh, bukan hanya dirimu. Maka dari itu pergilah itu saling mengulur tangan. Jaga egomu, jangan sampai ia memperbudakmu.
21, Kamu adalah jalan menuju kesempurnaan.
Percayakan semua pada Tuhan
Rendahkan dirimu kepada alam
Bersimpuhla pada yang melahirkan.
Kamu akan menang.

Selamat ulang tahun, Grace Widya Neni Manurung.
:)